Category Archives: Metode

Brainstroming

brainstroming

brainstroming

Brainstroming …. pasti sobat Gubis sudah sering mendengar istilah ini , apalagi guru profesional … hehehe .. metode pembelajaran yang satu ini sangat ampuh untuk merangsang peran serta siswa untuk terlibat dalam pembelajaran. Selain itu keajaiban metode ini adalah menghasilkan buanyak sekali ide yang bagus dan menarik sesuai pengalaman pribadi dari peserta didik.

Nah … biasanya penyakit kronis para guru adalah menganggap siswa merupakan gelas kosong yang harus diisi, kalo udah terisi berarti pembelajaran selesai. Mari semua itu kita ganti ya … Brainstroming menghargai informasi dari siswa dengan demikian siswa meresa lebih dihargai. Siswa kita akan lebih semangat .. bener lho .. pak , benerlho bu ..

Metode curah pendapat adalah suatu bentuk diskusi dalam rangka menghimpun gagasan, pendapat, informasi, pengetahuan, pengalaman, dari semua peserta. Berbeda dengan diskusi, dimana gagasan dari seseorang dapat ditanggapi (didukung, dilengkapi, dikurangi, atau tidak disepakati) oleh peserta lain, pada penggunaan metode curah pendapat pendapat orang lain tidak untuk ditanggapi.

Tujuan curah pendapat adalah untuk membuat kompilasi (kumpulan) pendapat, informasi, pengalaman semua peserta yang sama atau berbeda. Hasilnya kemudian dijadikan peta informasi, peta pengalaman, atau peta gagasan (mindmap) untuk menjadi pembelajaran bersama.

Peran guru disini adalah sebagai fasilitator. Tugasnya sebagai organisator kegiatan pembelajaran dengan menghimpun dan mengarahkan pembelajaran agar diakhir kegiatan terdapat sebuah atau beberapa kesimpulan. kesimpulan yang didapatpun bukan keputusan dari guru namun merupakan kesepakatan dari peserta diskusi.

Metode ini asyik .. mau mencoba ???

Bila kurang jelas tentang brainstroming, cari aja di mbah google .. heheheh

Iklan

Kehebatan Otak Kanan Part 1

Tahukah Anda, bahwa kemampuan otak kanan itu memiliki kapasitas 90% dan otak kiri hanya 10-12%.
Hasil penelitian mutakhir di AS menyebutkan, peran logika dalam membuat orang menjadi sukses hanya 4-6%, sedangkan 94-96% adalah tanggungjawab otak kanan yang banyak berhubungan dengan inovasi, kreativitas, naluri, intuisi, daya cipta, kejujuran, keuletan, tanggungjawab, kesungguhan, spirit, kedisiplinan, etika, empati dan lain-lain.

Multiple Intelegence

Kecerdasan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan sukses gagalnya peserta didik belajar di sekolah. Peserta didik yang mempunyai taraf kecerdasan rendah atau di bawah normal sukar diharapkan berprestasi tinggi. Tetapi tidak ada jaminan bahwa dengan taraf kecerdasan tinggi seseorang secara otomatis akan sukses belajar di sekolah. Read the rest of this entry